USU Terima Audiensi NIEC, Bahas Peluang Studi ke Luar Negeri

USU Terima Audiensi NIEC, Bahas Peluang Studi ke Luar Negeri
Diterbitkan oleh
Renny Julia Harahap
Diterbitkan pada
Kamis, 22 Oktober 2026

MEDAN, HUMAS USU - Universitas Sumatera Utara (USU) menerima audiensi Naresy International Education Consultant (NIEC) pada Kamis (22/10/2026) di Ruang Rapat Direktorat Kemahasiswaan dan Kealumnian (Ditmawalumni), Lantai 1 Gedung Rektorat USU. Pertemuan ini membahas peluang kerja sama untuk memperluas akses pendidikan dan karier internasional bagi mahasiswa dan alumni, termasuk beasiswa, studi lanjut ke luar negeri, persiapan kemampuan bahasa Inggris, serta kesempatan magang internasional.
Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Kealumnian USU, Prof. Dr. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan, S.Si., M.Si., Apt., menekankan pentingnya pemetaan minat mahasiswa agar program kerja sama sesuai dengan kebutuhan dan rencana pendidikan mereka. Dalam diskusi tersebut, ia juga menyoroti perlunya pendataan mahasiswa yang benar-benar berminat melanjutkan studi ke luar negeri.
“Program kerja sama perlu dirancang secara terarah agar dapat menjangkau mahasiswa yang sesuai dengan sasaran program.”
Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Kealumnian USU, Prof. Dr. Ir. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si., IPU., menyampaikan bahwa dukungan dari berbagai pihak diperlukan untuk membantu mahasiswa dan alumni memperoleh peluang pendidikan maupun pekerjaan setelah lulus.
“Kita butuh dukungan semua pihak, baik itu perorangan maupun lembaga, yang sama-sama bergerak dalam bidang yang saling bersinergi, terutama dalam membantu untuk mendorong alumni-alumni kita agar bisa menemukan karier pascakampusnya segera,” ujar Prof. Agus.
Prof. Agus juga menyoroti pentingnya mempertemukan lulusan dengan peluang kerja yang sesuai dengan potensi dan kompetensi mereka. Menurutnya, bonus demografi perlu diimbangi dengan akses terhadap dunia kerja agar sumber daya manusia muda dapat berkontribusi secara optimal. “Makanya kita sama-sama berjuang agar alumni kita bisa segera menemukan ruang untuk bekerja.”
Sementara itu, Brain Manager NIEC, Ridha Sandiawaludin, menjelaskan bahwa audiensi tersebut bertujuan memperkenalkan program NIEC sekaligus memberikan pilihan bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan pendidikan dan karier pada masa mendatang.
“Jadi tujuannya NIC untuk melakukan audiensi hari ini, tentu saja kita ingin menyampaikan apa saja program yang kita punyai, dan tentu saja untuk menjadi wadah untuk mahasiswa, kira-kira opsi apa selanjutnya yang bisa diambil, yang bisa diproses untuk teman-teman yang ingin mungkin meraih karier atau pendidikan yang lebih baik di masa depan,” jelas Ridha.
Ridha menambahkan bahwa kerja sama dengan USU diharapkan dapat memperluas penyebaran informasi mengenai kesempatan studi ke luar negeri, termasuk akses pendidikan dan jejaring internasional. NIEC menawarkan sejumlah program, seperti pendampingan pendaftaran ke perguruan tinggi luar negeri, informasi beasiswa, persiapan IELTS dan TOEFL, program study abroad dan double degree, serta kesempatan magang internasional, khususnya di bidang perhotelan (hospitality).
“Harapannya kami dengan kerja sama yang kita diskusikan hari ini, kita bisa menyebarluaskan informasi terkait kuliah ke luar negeri, untuk bagaimana adik-adik bisa dapatkan pendidikan yang lebih baik, untuk networking di luar negeri, dan tentu saja bisa berkarier, baik itu di dalam, di Indonesia, ataupun di luar negeri.”
Melalui audiensi ini, USU dan NIEC membahas peluang pengembangan kerja sama yang dapat memperluas akses informasi pendidikan internasional serta membuka kesempatan pengembangan karier bagi mahasiswa dan alumni. Pembahasan juga menekankan pentingnya pendataan dan pemetaan minat mahasiswa agar program yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan, kesiapan, dan tujuan mereka dalam merencanakan pendidikan maupun karier pada masa mendatang.